Pengaruh Bagi Hasil terhadap Biaya Produksi dan Pendapatan

Main Article Content

Camelia Rizka Maulida Syukur

Abstract

Keharaman bunga dalam syariah membawa konsekuensi adanya penghapusan bunga secara mutlak. Teori Profit and Loss Sharing dibangun sebagai tawaran baru di luar sistem bunga yang cenderung tidak mencerminkan keadilan (injustice/dzalim) karena memberikan diskriminasi terhadap pembagian resiko maupun untung bagi para pelaku ekonomi. Bagi hasil dalam akad mudharabah dan musyarakah merupakan pilihan yang tepat dalam pembiayaan maupun pendanaan karena cukup membantu dalam mendongkrak pendapatan perusahaan/lembaga keuangan syariah. Penelitian ini menyajikan data bahwa nilai pendapatan PT Bank Syariah Mandiri mengalami kenaikan selama periode tahun 2016-2018. Seiring dengan hal tersebut, beban usaha juga mengalami kenaikan. Hal tersebut disebabkan terjadinya pula peningkatan pada beban karyawan, beban administrasi dan seluruh item dalam beban PT Bank Syariah Mandiri. Namun, laba usaha PT Bank Syariah Mandiri pada periode yang sama juga mengalami kenaikan bahkan cukup signifikan pada tahun 2018, hingga mencapai 44%. Hal tersebut juga didukung oleh kenaikan pendapatan pengelolaan dana oleh bank sebagai mudahrib. Implementasi sistem bagi hasil dalam transaksi ekonomi dinilai lebih mencerminkan keadilan dibanding dengan sistem bunga. Artinya, jika suatu perusahaan ingin memiminimalisir biaya dengan jumlah produksi yang sama, maka hendaknya menggunakan sistem bagi hasil. Jika suatu perusahaan ingin memaksimalkan jumlah produksi dengan biaya produksi yang tetap atau sama, maka hendaknya perusahaan menggunakan sistem bagi hasil.

Downloads

Download data is not yet available.

Article Details

How to Cite
Maulida Syukur, Camelia Rizka. “Pengaruh Bagi Hasil Terhadap Biaya Produksi Dan Pendapatan”. El-Qist: Journal of Islamic Economics and Business (JIEB) 9, no. 2 (December 18, 2020): 116–127. Accessed January 29, 2023. http://jurnalfebi.uinsby.ac.id/index.php/elqist/article/view/228.
Section
Articles

References

Antonio, Muhammad Syafi’i. Bank Syariah Dari Teori Ke Praktek. Jakarta: Gema Insani Pers, 2003.

Friyanto. “PEMBIAYAAN MUDHARABAH , RISIKO DAN PENANGANANNYA ( Studi Kasus Pada Bank BTN Kantor Cabang Syariah Malang ).†Jurnal Manajemen dan Kewirausahaan 15, no. 2 (2013)

Hardiwinoto. “ANALISIS KOMPARASI REVENEW AND PROFIT SHARING PADA SISTEM MUDHARABAH PADA PT. BPRS PNM BINAMA SEMARANG (Kesesuaian Dengan Fatwa DSN No. 15/DSN-MUI/IX/2000 Tentang Prinsip Bagi Hasil Usaha Dalam Lembaga Keuangan Syariah).†Value Added: Majalah Ekonomi dan Bisnis 7, no. 2 (2011)

Jannah, Mukhlishotul. “ANALISIS PENGARUH BIAYA PRODUKSI DAN TINGKAT PENJUALAN TERHADAP LABA KOTOR.†Jurnal BanqueSyar’i 4, no. 1 (2018)

Karim, Adiwarman A. Ekonomi Islam Suatu Kajian Kontemporer. Jakarta: Gema Insani Pers, 2001.

———. Ekonomi Mikro Islam. 5th ed. Jakarta: PT RAJAGRAFINDO PERSADA, 2012.

Ramdani, Dani. “Prinsip Bagi Hasil Dalam Akad Mudharabah Dan Musyarakah Pada Bank Syariah.†AKTUALITA 1, no. 2 (2018)

Sudarsono, Heri. Bank Dan Lembaga Keuangan Syariah. Yogyakarta: Ekonisia, 2003.

Sugiyono. Metodelogi Penelitian Kuantitatif, Kualitatif Dan R&D. 22nd ed. Bandung: ALFABETA, 2013.

Suharti, Sri. “Perhitungan Harga Pokok Produksi Perusahaan Jasa Kurir Studi Kasus PT Pos Indonesia ( Persero )†1, no. 1 (2016)

Sumar’in. Ekonomi Islam: Sebuah Pendekatan Ekonomi Mikro Perspektif Islam. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2013.

Yahya, Muchlis dan Edy Yusuf Agunggunanto. “TEORI BAGI HASIL (PROFIT AND LOSS SHARING) DAN PERBBANKAN SYARIAH DALAM EKONOMI SYARIAH.†URNAL DINAMIKA EKONOMI PEMBANGUNAN 1, no. 1 (2011)

Zubair, Muhammad Kamal. “Mekanisme Bagi Hasil Pada Lembaga Keuangan Mikro Syariah.†INFERENSI, Jurnal Penelitian Sosial Keagamaan 5, no. 1 (2011)